13 Tahun Mengabdi Guru Honorer ini Ikhlas dipecat, Gara-Gara punya hutang 40 jutaan - ibnul abdi salam Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

13 Tahun Mengabdi Guru Honorer ini Ikhlas dipecat, Gara-Gara punya hutang 40 jutaan

 Melati, guru TK di Malang dipecat gara-gara sekolah malu ditagih pinjaman online (pinjol). Melati mengaku ikhlas dipecat meski sudah 13 tahun mengabdi. "Saya ikhlas harus diberhentikan. Awalnya kecewa, kenapa harus memecat saya. Mungkin ini sudah takdir saya," kata Melati saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/5/2021).

Kini, ia menganggap lembaga pendidikan taman kanak-kanak (TK) itu adalah tempat dirinya pernah mencari nafkah. Saran harus menyandang gelar sarjana juga pernah diikutinya, meski tak memiliki biaya untuk kuliah. Ia ingin menjadi guru kelas, bukan guru pendamping lagi.

Melati sedang berusaha ikhlas menerima keputusan sekolah dan yayasan. "13 Tahun saya sudah mencari nafkah di situ. Keputusan apapun harus saya terima dengan ikhlas, saya hanya mau jujur waktu itu," ucapnya. Berutang ke pinjol yang kemudian melilit Melati diakui bukan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, untuk membayar biaya kuliah semester akhir. Sebab sekolah mewajibkan Melati menempuh jenjang S1.

Demi bisa lulus dan menyandang gelar sarjana, Melati mengikuti saran temannya untuk meminjam uang melalui aplikasi pinjol.

"Biaya kuliah semester akhir Rp 2,5 juta. Karena tidak bisa langsung pinjam sebesar itu. Saya pinjam di lima aplikasi," tuturnya. Kini Melati bersyukur bisa menyelesaikan bangku kuliah. Gelar sarjana sudah di depan mata. Meski harus ditukar dengan kehilangan pekerjaan dan teror debt collector.

"Alhamdulillah kuliah selesai, tinggal menunggu wisuda. Kalau kemarin saya tidak bisa bayar, harus nunda lagi," terangnya.

Dalam kondisi terjepit, dengan gaji hanya Rp 400 ribu/bulan, Melati mendapat saran dari temannya untuk pinjam uang melalui aplikasi online atau pinjaman online (Pinjol). Melati mulanya memiliki utang di 5 aplikasi pinjol. Karena harus membayar, Melati mencari pinjaman online lain sampai total 24 aplikasi.

"Akhirnya saya pinjam online. Karena satu aplikasi hanya bisa maksimal Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu, saya akhirnya pinjam ke 5 aplikasi," tutur Melati ditemui di kediamannya, Senin (17/5/2021). Pinjaman online akhirnya disetujui, tetapi Melati hanya diberi waktu membayar lunas selama 7 hari saja. Masih berjalan 5 hari, tagihan sudah dilakukan.

"Dalam waktu lima hari, sudah ditagih. Bunganya 100 persen dari pinjaman. Misal saya pinjam Rp 600 ribu ditagih bayar Rp 1,2 juta," kata ibu dua anak ini.

sumber: detik.com

silahkan share berita ini agar sampai kepemerintah