Cara Mengamankan Akun WhatsApp yang di bajak

Pembajakan akun pribadi Whatsapp lagi marak terjadi di indonesia, pembajakan akun whatsapp memang bisa saja terjadi, oleh karena itu sangat penting sekali untuk mengamankan data-data pribadi dalam aplikasi whatsapp




jika anda sudah terkena pembajakan aplikasi whatsapp sebaiknya jangan panik karena anda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan whatsapp anda kembali

diketahui dari situs resminya whatsapp memberitahu cara mengatasi akun yang terkena pembajakan  dengan cara mengirimkan laporan  penipuan OTP  ke alamat email support@whatsapp 
 
untuk mengirimkan laporan tentang pembajakan sebaiknya nomor telepon yang digunakan untuk whatsapp dan permasalahan yang detail dengan bukti- bukti tambahan seperti screen shoot akun dan masalah yang terjadi diakun whatsapp.

setelah mengirimkan laporan, pihak whatsapp akan memblokir akun atau non aktifkan akun selama 24 jam, hal ini untuk mengindari pembajak whatsapp menggunakanya untuk hal yang tidak bertanggung jawab. setelah 24 jam anda bisa mengaktifkannya kembali

caranya anda tinggal instal kembali aplikasi whatsapp seperti biasa, kalau sudah bisa diakses selamat akun anda telah pulih

Selain itu, ada alternatif atau cara mengatasi WhatsApp yang di-hack berdasarkan saran yang dikutip dari penuturan Pakar Keamanan Vaksincom, Alfons Tanujaya.

Alfons menyebut, bahwa untuk mengembalikan akun dari pelaku peretasan cukup mudah. Pertama, uninstall atau hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel Anda, kemudian install kembali dan log in seperti biasa.

"Lalu akan muncul verifikasi lewat SMS ke nomor ponsel. Masukkan nomor verifikasi tersebut, maka akun WhatsApp akan kembali lagi,"ujar Alfons Tanuwijaya.

Maksud verifikasi tersebut adalah kode OTP yang dikirim melalui SMS langsung ke nomor ponsel pengguna. Hal ini tidak memberi kesempatan hacker atau peretas untuk mendeteksi password tersebut.

Apabila setelah memasukkan kode OTP Anda bisa masuk ke akun WhatsApp sebelumnya, segera lakukan pencegahan lain dengan menggunakan akses PIN.

Tidak hanya itu, proteksi tambahan lainnya supaya WhatsApp tidak berpindah ke peretas yaitu mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah (two-step verification).

Ketika melakukan aktivasi two-step verification, pengguna WhatsApp akan diminta memasukkan PIN dengan jumlah enam digit untuk pendaftarannya.

PIN rahasia pada two-step verification berfungsi sebagai kunci akses, bila suatu waktu penggunanya mengganti ponsel. Verifikasi dua langkah ini terbilang cukup aman dari peretas.

Untuk pengembalian akun WhatsApp yang di-hack pengguna tidak bertanggung jawab ini, proses nya terbilang cepat, asalkan korban peretasan segera menghubungi pusat bantuan dan melapor.

Proses penyelesaian akun WhatsApp yang di-hack biasanya ditangani tim khusus WhatsApp untuk melacak hacker atau pelaku. Tapi jangan khawatir, karena tim deteksi tidak dapat membaca isi pesan pengguna.

Seperti yang baru-baru ini dijelaskan melalui siaran pers, WhatsApp menyebut bahwa mereka menerapkan sistem end-to-end encryption.Berarti sistem end-to-end encryption ini tidak dapat terdeteksi sekalipun oleh tim WhatsApp. Bahkan hacker tidak akan bisa mengaksesnya.

#whatsapp  #cara mengatasi whatsapp yang di bajak #hack whatsapp





Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel